Well, not really new. He was born in Feb 2012.
Named Zahid. He's almost 2 years old now (still counting for his 2nd birthday, though).
A little cutie one with a dimple on his cheek.
Hope he will be a star in everything he does, whose has a good attitude, shalih, and zuhud. Just like his name.
Yogyakarta, 07 Feb 2014
Menyemai Asa
Jumat, 07 Februari 2014
Jumat, 23 November 2012
Ku Ter...
Pagi ini aku baca sebuah cerita yang lumayan menohokku. Tak hanya tertohok tapi (mengambil bahasa seorang al ukh) tertampar, tertendang, tercambuk, dll. Cerita ini kubaca di sebuah forum di intranet kantor. Begini ceritanya (maaf klo udah pernah baca):
~~lebaran udah lama lewat yah.tapi g pa2.cerita ini hanya sekedar untuk mengingatkan.insyaAllah
kemaren waktu pulang kampung tepatnya di padang, sumatera barat,diadakan sebuah pelatihan militansi di sebuah universitas di padang.
subhanallah pelatihannya sangat memacu adrenalin dimana para ikhwan di tampar dan para akhwat hanya bisa menangis.hiks...sedih juga yah.
bagaimana tidak.para pelatih sangat keras dalam melakukan pelatihan dengan membentak dan menampar.subhanallah.
kata seorang pelatih mengatakan "apa bukti cinta kalian pada dakwah sampai dengan saat ini?"
semua peserta hanya bisa diam.
pelatih kembali bertanya "siapa yang sudah megang liqoat?"
kemudian hanya 3 orang yang mengangkat tangan dari kalangan ikhwan
si pelatih langsung bertakbir "Allahuakbar..." dengan sangat keras dan membuat kaget peserta
sambil berteriak kembali si pelatih berkata "apa ini bukti cinta kalian pada dakwah?yang megang liqoat saja cuma 3 orang?"
si pelatih kembali bertanya
"siapa yang sudah membaca sirah nabawiyah sampai dengan selesai?"
sangat mengagetkan lagi ternyata tidak ada yang mengangkat tangan
kemudian si pelatih kembali berteriak menghentak-hentak
"apa ini bukti cinta kalian pada dakwah?sirah nabawiyah saja kalian tidak pernah membacanya.percuma saja kalian ngakunya ikhwan, ngakunya akhwat, jaketnya saja yang bertuliskansave palestina,si ikhwan modelnya saja yang berjenggot.tapi ternyata itu hanya gaya saja.mana kalian wahai ikhwan,mana???"
wah pesertanya mulai pada gregetan.
si pelatih kemudian berkata
"coba keluarkan hendphone seluruh peserta?"
setelah dikeluarkan.ternyata g sedikit yang pake merek nokia produk yang jelas2 sudah di boikot
si pelatih kembali bertakbir dengan kerasnya
"Alahuakbar,apa ini.ngakunya ikhwan, ngakunya akhwat tapi tenyata antum2 sekalian menggunakan produk2 yang iktu menghancurkan umat islam...."
entah bagaimana dan apa yang di ucapka si pelatih tiba2 saja salah seorang peserta ikhwan pelatihan militansi yang menggunakan HP Nokia berdiri dan bertakbir "Allahuakbar" sambil membanting hpnya kelantai.....
wah dahsyat banget...
kalo cerita gini kurang menggreget kali yah.mungkin kalo ikut bisa jadi gregetan juga...
y sejedar mengingatkan saja
kita sekarang banyak yang gayanya saja seperti ikhwan seperti akhwat....
tapi lupa ITS (Ingat Tujuan Semulajadi)...
kemaren waktu pulang kampung tepatnya di padang, sumatera barat,diadakan sebuah pelatihan militansi di sebuah universitas di padang.
subhanallah pelatihannya sangat memacu adrenalin dimana para ikhwan di tampar dan para akhwat hanya bisa menangis.hiks...sedih juga yah.
bagaimana tidak.para pelatih sangat keras dalam melakukan pelatihan dengan membentak dan menampar.subhanallah.
kata seorang pelatih mengatakan "apa bukti cinta kalian pada dakwah sampai dengan saat ini?"
semua peserta hanya bisa diam.
pelatih kembali bertanya "siapa yang sudah megang liqoat?"
kemudian hanya 3 orang yang mengangkat tangan dari kalangan ikhwan
si pelatih langsung bertakbir "Allahuakbar..." dengan sangat keras dan membuat kaget peserta
sambil berteriak kembali si pelatih berkata "apa ini bukti cinta kalian pada dakwah?yang megang liqoat saja cuma 3 orang?"
si pelatih kembali bertanya
"siapa yang sudah membaca sirah nabawiyah sampai dengan selesai?"
sangat mengagetkan lagi ternyata tidak ada yang mengangkat tangan
kemudian si pelatih kembali berteriak menghentak-hentak
"apa ini bukti cinta kalian pada dakwah?sirah nabawiyah saja kalian tidak pernah membacanya.percuma saja kalian ngakunya ikhwan, ngakunya akhwat, jaketnya saja yang bertuliskansave palestina,si ikhwan modelnya saja yang berjenggot.tapi ternyata itu hanya gaya saja.mana kalian wahai ikhwan,mana???"
wah pesertanya mulai pada gregetan.
si pelatih kemudian berkata
"coba keluarkan hendphone seluruh peserta?"
setelah dikeluarkan.ternyata g sedikit yang pake merek nokia produk yang jelas2 sudah di boikot
si pelatih kembali bertakbir dengan kerasnya
"Alahuakbar,apa ini.ngakunya ikhwan, ngakunya akhwat tapi tenyata antum2 sekalian menggunakan produk2 yang iktu menghancurkan umat islam...."
entah bagaimana dan apa yang di ucapka si pelatih tiba2 saja salah seorang peserta ikhwan pelatihan militansi yang menggunakan HP Nokia berdiri dan bertakbir "Allahuakbar" sambil membanting hpnya kelantai.....
wah dahsyat banget...
kalo cerita gini kurang menggreget kali yah.mungkin kalo ikut bisa jadi gregetan juga...
y sejedar mengingatkan saja
kita sekarang banyak yang gayanya saja seperti ikhwan seperti akhwat....
tapi lupa ITS (Ingat Tujuan Semulajadi)...
kita lupa kita semual itu mau ngapain.
apakah ada yang dibanggakan menjadi seorang ikhwan atau akhwat?
jawabannya ada pada diri masing2~~end~~
Subhanallah.. ternyata aku belum juga bisa menunjukkan apa bukti cintaku terhadap dakwah. Aku masih pakai produk unilever, belanja di carefour, makan2 di KFC (wlo ada yang bilang KFC&Pizza Hut bukan produk boikot), dll. Astaghfirullah…
Semoga kesadaran ini tidak hanya sekedar tulisan. Tidak sekedar istighfar. Tapi kesadaran ini akan berbuah amal perbuatan nyata. Saudaraku, do’akan aku. Semoga aku bisa membuktikan kecintaanku kepada da’wah, kepada Islam, dan kepada Allah. Sekarang juga!!
~saat kesadaran merobek dinding keterlenaan~
Sucofindo Building 3rd floor
15th Oct 2008
komens:
Comment deleted at the request of the author.
fatiyyah2008 wrote on Nov 19, '08
gemeter ana ukh baca tulisan diatas. belum pernah baca sih, aduh, gimana diriku.. Jzk ya
|
calonjenazah wrote on Oct 15, '08
ngng..
*mikir, apa ya bukti cintaku pada dakwah???* huaaaaa.... : ( |
fajarpurwia wrote on Oct 15, '08
sini..kugigit..
|
Mencoba
Ternyata tanpa kusadari, blog ini kosong melompong. Bukannya aku tak peduli. Bukannya aku tak mau mengisi. Pekerjaan yang butuh ditangani. Fasilitas di kantor lama tak mengizinkanku berbagi di sini. Fasilitas pribadi pun ku tak bisa kompromi alias lemot sekali. Pun hari libur atau sore hari warnet tak tersambangi. Ada makhluk mungil menungguku kembali. Merengkuhnya dalam pelukku. Membelainya dalam tiap nafasku.
Tapi kini, kuingin mencoba mengisi kembali. Lembaran-lembaran sunyi. Mencoba. Yah, sekedar mencoba menulis kembali. Setelah sekian lama aktivitas ini tak kuhampiri lagi. Izinkan ku mencoba menulis kembali. Hari ini. Detik ini…
~Sucofindo Building 3rd flooR~
14th Oct 2008
komennya:
ratusitimariam wrote on Oct 17, '08
yuk! ikutan juga ah..
|
New Entry--Kabar Pindahan
Setelah sekian lama tidak terisi, blog ini rencananya akan dibanjiri dengan postingan. Tapi postingannya cuma copas dari socmed tetangga yang migrasi jadi online market. nothing new. sekedar menguatkan memori bahwa dulu pernah nulis di media tersebut.
-Gang Bambu 23/11/2012-
*outline gimana outline*
-Gang Bambu 23/11/2012-
*outline gimana outline*
Jumat, 14 Oktober 2011
apa artinya
apa artinya kata-kata cinta yang terucap tapi tak nyata dalam laku dan perbuatan?
apa artinya kata tanggung jawab yang nyatanya hanya penghias mulut belaka?
apa artinya kata tanggung jawab yang nyatanya hanya penghias mulut belaka?
Rabu, 13 Juli 2011
Scary Me
selalu. aku selalu tidak mau menulis. aku takut akan apa yang aku tuliskan. aku tidak ingin tulisan yang berdasar emosi sesaat itu menambah dosa-dosaku. padahal, sangat ingin aku meluapkan semua uneg-uneg dan hal yang mengganjal di hatiku. tapi ternyata tidak bisa.
sudahlah. biarlah semua itu tetap berada dalam hatiku. tidak sehat. begitu mereka bilang. tapi biarlah. aku tidak ingin menambah dosa-dosaku. itu saja.
saat ingin meledak, tapi juga ingin lebih bersabar.
Pondok Karya, 13112011
Rabu, 29 Juni 2011
Hari Keluarga tanpa Keluarga
Hari ini 29 Juni 2011, dinyatakan sebagai Hari Keluarga. Banyak yang mempublikasikan kegiatan yang mereka lakukan dengan keluarga di hari yang bertepatan dengan libur nasional peringatan Isra Mi'raj ini. Wew, ada rasa sesak dalam hati ini. Aku iri dengan mereka. Aku iri dengan keluarga-keluarga lain itu. Aku iri. Mereka bisa membersamai anak-anak mereka, melakukan kegiatan yang menarik bersama-sama. Mempererat bonding dengan buah hati.
Sedangkan aku? Aku hanya sendiri di kontrakan kami ini. Kontrakan yang hanya sempat diisi selama kurang lebih dua pekan oleh keluarga lengkap kami. Ayah, Ibu, dan dua anak. Setelah itu, mulailah kami berpencaran kemana-mana. Ayah harus bertugas ke kota khatulistiwa. Disusul dua bulan kemudian anak-anak yang diasuh oleh mbah mereka di kampung. Dan, taraaa...tinggallah aku sendiri di sini. Begitupun dengan hari keluarga ini. Aku sendirian. Anak-anak di jogja. Si Ayah di pontianak. Indah bukan?
Harapanku sederhana. Aku hanya ingin kembali bersatu dengan keluargaku. Aku dan anak-anak ingin ikut kemanapun si Ayah bertugas. Tapi kapan ya keluarga ini akan kembali utuh?
Sedangkan aku? Aku hanya sendiri di kontrakan kami ini. Kontrakan yang hanya sempat diisi selama kurang lebih dua pekan oleh keluarga lengkap kami. Ayah, Ibu, dan dua anak. Setelah itu, mulailah kami berpencaran kemana-mana. Ayah harus bertugas ke kota khatulistiwa. Disusul dua bulan kemudian anak-anak yang diasuh oleh mbah mereka di kampung. Dan, taraaa...tinggallah aku sendiri di sini. Begitupun dengan hari keluarga ini. Aku sendirian. Anak-anak di jogja. Si Ayah di pontianak. Indah bukan?
Harapanku sederhana. Aku hanya ingin kembali bersatu dengan keluargaku. Aku dan anak-anak ingin ikut kemanapun si Ayah bertugas. Tapi kapan ya keluarga ini akan kembali utuh?
Langganan:
Postingan (Atom)

Tergigitnya kurang 