Jumat, 14 Oktober 2011

apa artinya

apa artinya kata-kata cinta yang terucap tapi tak nyata dalam laku dan perbuatan?

apa artinya kata tanggung jawab yang nyatanya hanya penghias mulut belaka?

Rabu, 13 Juli 2011

Scary Me

selalu. aku selalu tidak mau menulis. aku takut akan apa yang aku tuliskan. aku tidak ingin tulisan yang berdasar emosi sesaat itu menambah dosa-dosaku. padahal, sangat ingin aku meluapkan semua uneg-uneg dan hal yang mengganjal di hatiku. tapi ternyata tidak bisa.

sudahlah. biarlah semua itu tetap berada dalam hatiku. tidak sehat. begitu mereka bilang. tapi biarlah. aku tidak ingin menambah dosa-dosaku. itu saja.



saat ingin meledak, tapi juga ingin lebih bersabar.
Pondok Karya, 13112011

Rabu, 29 Juni 2011

Hari Keluarga tanpa Keluarga

Hari ini 29 Juni 2011, dinyatakan sebagai Hari Keluarga. Banyak yang mempublikasikan kegiatan yang mereka lakukan dengan keluarga di hari yang bertepatan dengan libur nasional peringatan Isra Mi'raj ini. Wew, ada rasa sesak dalam hati ini. Aku iri dengan mereka. Aku iri dengan keluarga-keluarga lain itu. Aku iri. Mereka bisa membersamai anak-anak mereka, melakukan kegiatan yang menarik bersama-sama. Mempererat bonding dengan buah hati.

Sedangkan aku? Aku hanya sendiri di kontrakan kami ini. Kontrakan yang hanya sempat diisi selama kurang lebih dua pekan oleh keluarga lengkap kami. Ayah, Ibu, dan dua anak. Setelah itu, mulailah kami berpencaran kemana-mana. Ayah harus bertugas ke kota khatulistiwa. Disusul dua bulan kemudian anak-anak yang diasuh oleh mbah mereka di kampung. Dan, taraaa...tinggallah aku sendiri di sini. Begitupun dengan hari keluarga ini. Aku sendirian. Anak-anak di jogja. Si Ayah di pontianak. Indah bukan?

Harapanku sederhana. Aku hanya ingin kembali bersatu dengan keluargaku. Aku dan anak-anak ingin ikut kemanapun si Ayah bertugas. Tapi kapan ya keluarga ini akan kembali utuh?

Selasa, 29 Maret 2011

[LDL] lagi

Sudah hampir tiga bulan menjalani episode jauh dari suami. Sudah berlalu pula ujian tengah semester yang cukup menguji nyali. Dan liburan yang cuma dua pekan menyisakan pedih di hati. Kedua buah hatiku harus tinggal sementara bersama mbah mereka di kampung.

Well, selama tiga bulan, ehm, dua bulan lebih lah, menjalani rutinitas yang kadang sudah menguras emosi, pagi-pagi lagi. Tanpa khadimat, alias tidak ada yang bantu-bantu. Harus mengasuh dua anak kecil yang lucu tapi kadang gemesin itu. Kuliah di minggu terakhir sebelum ujian yang kian memadat. Dan juga tugas yang lumayan menumpuk-baik tugas kuliah, maupun tugas rumah alias kerjaan rumah-. Tapi alhamdulillah, dalam jangka waktu dua bulan lebih itu, suami bisa pulang lumayan sering. Sekitar 4 kali kalau tidak salah. Baik karena izin maupun tugas kantor.
Menjalani LDL kali ini, lebih sering nangis daripada dulu. Apalagi kalau sedang capek dan anak-anak rewel. ujung-ujungnya nangis dan marah-marah. Duh, maafkan bunda ya Nak. Kalian tau kan sebetulnya bunda sangat menyayangi kalian..
And now, here I am. Feel so lonely. nobody's around me. Hari-hari yang biasanya kuhabiskan bersama anak-anak, sekarang berubah garing. Sepi. Kangen sekali dengan mereka. Mas Zanky  dan Dek Zyra. Aku tau, mungkin ini lebih baik untuk mereka. Sementara tinggal di kampung dengan mbah, sampai kesehatan mereka pulih. Apa aku tidak khawatir meninggalkan mereka saat mereka sakit? Siapa bilang? Kuatir. Sangat. Tapi apa daya, kalaupun dipaksakan mereka disini, sementara aku harus nyambi kuliah, dan mereka dititipkan ke penitipan anak. Kasihan mereka. Lebih baik mereka sementara dengan tinggal dengan mbah, bapak n mak di kampung..
Kangen banget dengan kalian Nak..

Ya allah, Engkaulah Yang Maha Menjaga. Kutitipkan penjagaan buah hati hamba hanya pada-Mu Ya Rabb..


PondokKarya, 29 Maret 2011